Kamis, 22 Mei 2014 - 07:09:04 WIB
Kuliah Umum Kurikulum 2013 FKIP-UNMUH Jember
Diposting oleh : Prof. Drs. Dafik. M.Sc, Ph.D.
Kategori: General Issue - Dibaca: 22820 kali

Ada empat standar yang berubah dalam kurikulum 2013, pertama standar kompetensi lulusan (SKL) yang sekarang sangat menekankan pada tiga ranah kompetensi yaitu sikap dan tata nilai, pengetahuan dan keterampilan. Pada kurikulum sebelumnya tiga ranah kompetensi ini juga muncul namun level SKL di setiap jenjang sekolah untuk kurikulum 2013 lebih terlihat jelas perbedaannya. Kedua standar isi, pada level pendidikan dasar berubah dari mata pelajaran ke tematik dan beberapa pengurangan dan penambahan jam pelajaran terjadi dalam kurikulum ini dan cukup menyulitkan sekolah dan guru dalam mengimplementasikannya, sedangkan untuk pendidikan menengah adanya kelompok peminatan dan pendalaman minat memberikan dampak pada strategi pembelajaran dan penilaian yang berbeda dan mendorong guru lebih keras lagi dalam mempersiapkannya. Ketiga standar proses, strategi pembelajaran dengan pendekatan saintifik menjadi kendala besar di sekolah terutama untuk mata pelajaran non eksak. Siswa didorong untuk mempunyai minimal kemampuan 5M (mengamati, menanyakan, mencoba, menganalisa, dan mengkomunikasikan) untuk terciptanya Higher Order Thinking Skills (HOTS). Kendala yang dihadapi guru terutama dalam memotivasi siswa menanyakan, menganalisa dan sekaligus mengkomunikasikan adalah sangat dominan. Selama ini siswa hanya terpaku pada dua hal yaitu mengamati dan mencoba, sehingga guru harus mengembangkan strategi yang efektif untuk merubah mindset dalam membiasakan tiga hal pendekatan saintifik ini. Keempat adalah standar penilaian, standar penilaian yang meliputi tiga ranah SKL memunculkan sistem penilaian yang baru dalam kurikulum ini. Sistem penilain tidak lagi hanya berbasis pada angka, namun menggunakan huruf dengan deskripsinya. Rapor siswa ditlis dengan huruf dan penjelasan tentang kekurangan dan kelebihan siswa pada masing-masing mata pelajaran. Tidak semua guru punya kemampuan mendeskripsikan ketiga ranah SKL siswa dalam rapor, beberapa guru masih kaku dalam menerapkan cara penilaian ini, bahkan ada beberapa guru yang tidak bisa mendeskripsikannya dikarenakan tidak menerapkan authentic assessment dalam kelas sehingga tidak mempunyai data tentang keunggulan dan kelemahan siswa secara individual atau tidak mengenal sama sekali karakteristik siswanya.

Bagaimana menyelesaikan masalah-masalah di atas? Jawabannya akan dibahas tuntas dalam Kuliah Umum Kurikulum 2013 di FKIP-UNMUH Jember pada hari Minggu 25 Mei 2014. Materi terkait kuliah umum ini dapat diunduh di menu Download pada website ini.



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

.:: Welcome to Prof. Dafik M.Sc,Ph.D Academic Website ::.